Hantam India, Topan Fani Tewaskan Dua Orang

Deskripsi singkat: Badai Topan Fani yang menghantam India hari Jumat (3/5) menewaskan setidaknya 2 orang. Hantam India, Topan Fani Tewaskan Dua Orang Kabar menyedihkan datang bagi seluruh dunia terutama rakyat India. Paling tidak sudah ada 2 orang tewas saat Topan Fani menghantam pesisir timur India. Badai itu membawa angina dengan kecepatan 200 km per jam di hari Jumat (3/5). Tewaskan Dua Orang “Saya menginformasikan bahwa dua orang tewas hingga saat ini,” ungkap komisioner khusus penanggulangan bencana negara bagian Odisha, Bishnupada Sethi. Ia juga menjelaskan bahwa salah satu korban itu meninggal dunia karena serangan jantung. Sedangkan, korban kedua tewas karena ia tertimpa pohon. Dilaporkan ia tetap berjalan di luar togel bali meskipun otoritas telah memperingatkan untuk berada di dalam ruangan. Memang pemerintah India telah mempersiapkan warga untuk menghadapi datangnya badai besar ini. Sebelumnya, India juga sudah mengevakuasi lebih dari 1 juta warga dari negara bagian Odisha yang letaknya di dekat pesisir timur itu. India bahkan juga sudah mengerahkan pasukan daruratnya dan juga menyiagakan angkatan laut guna menanggulangi bencana itu. Jelang Topan Fani, India Evakuasikan 1 Juta Warga Perkiraan India akan datangnya Topan Fani pada hari Jumat (3/5) ternyata benar. India sebelumnya telah mengevakuasi lebih dari 1 juta orang dari sepanjang pantai timur menjelang datangnya Topan Fani. Badan Meteorologi India juga melaporkan bahwa badai siklon Fani sedang berputar di Teluk Benggala, tepatnya 150 km dari laut Puri, sebuah kota kuil Hindu yang letaknya di timur negara bagian Odisha. Mereka sebelumnya memperkirakan bahwa Topan Fani bakal membawa angin dengan kecepatan kira-kira 170-180 km per jamnya dengan embusan sampai dengan 200 km per jam. Semenjak Topan Fani diperkirakan melanda sebanyak 15 distrik di Odisha, ratusan orang personel penanggulangan bencana sudah dikerahkan bersamaan dengan penutupan sekolah dan juga universitas. Dokter-dokter dan juga petugas kesehatan yang lainnya pun diminta untuk tak cuti sampai dengan tanggal 15 Mei mendatang. Bandar udara yang terletak di ibu kota Odisha, Bhubaneswar, ditutup juga hari Jumat (3/5) ini. Negara bagian Benggala Barat pun menutup bandaranya di Kalkota. Musim badai topan yang terjadi di India ini bisa berlangsung dari bulan April sampai dengan bulan Desember. Biasanya badai menghantam kota-kota yang terletak di daerah pesisir, dan menyebabkan kematian serta kerusakan pada tanaman dan property di India dan juga negara tetangganya yaitu Bangladesh. Kemajuan teknologi akhirnya bisa menolong India karena dimanfaatkan ahli-ahli meteorology guna memperdiksi pola cuaca dulu. Sehingga mereka bisa memperingatkan pihak berwenang untuk melakukan antisipasi. Pada tahun 1999, badai topan besar juga sempat mengantam pantai Odisha selama kurang lebih 30 jam lamanya. Dan pada saat itu sebanyak 10.000 orang meninggal dunia. India sendiri mengklasifikasikan badai topan Fani ini sebagai “badai siklon yang sangat parah.” Topan Tropis Fani ini diperkirakan bakal bergerak ke timur laut menuju ke pantai, lalu ke Kolkata dan juga Bangladesh sepanjang hari Jumat sampai dengan Sabtu. Demikian lah apa yang disampaikan oleh Departemen Meteorologi India. Namun departemen tersebut mengatakan kemungkinan topan bakal melemah dan jadi “badai siklon yang sangat hebat” selama 6 jam ke depan. Semua penerbangan ke dan juga dari Kalkota sudah dibatalkan mulai jam 15.00 tadi. Waktu setempat menyusul tibanya topan ini, menurut direktur bandara Kaushik Bhattacharjee. Mulanya bandara ini memiliki rencana untuk membatalkan penerbangannya mulai dari jam 21.30 waktu setempat.

Tentang Pram yang Tak Banyak diketahui Netizen Indonesia

Seiring dengan adanya pengumuman pemeran film Bumi Manusia yang mana diangkat dari karya sastrawan Indonesia yang hebat, Pramoedya Ananta Toer, nama sang penulis sendiri lantas menjadi perbincangan netizen. Kehebohan netizen nampak mulai mencuat saat beredar sejumlah komentar yang mana menilai bahwa Pram adalah penulis baru dan ia ‘beruntung’ kalau Iqbaal mau memainkan salah satu karakter yang ada di buku tersebut. kemudian netizen yang lain, yang mungkin tahu lebih banyak tentang sastra Indonesia lantas menuliskan komentarnya di kolom komentar dan juga di timeline mereka sendiri. Ada yang menulis, “Sedih banget bacanya. ‘Cuma penulis baru terkenal kayanya’ hancur hancur “ ada juga yang menyindir orang yang menulis Pram adalah hanya seorang penulis baru dengan tweet, “Hehehe kadang kala kita harus tertawa saat menyaksikan ketidaktahuan.” Masih banyak komentar-komentar lainnya tentang Pram di dunia maya. Namun yang tidak kalah menghebohkan adalah saat Iqbaal Ramadhan, aktor pendatang baru yang sukses memerankan peran sebagai Dilan dalam film Dilan 1991, akan menjadi pemeran Minke. Tidak sedikit yang menganggap Iqbaal kurang pas jika menjadi sosok Minke. Namun ada juga netizen yang beranggapan tidak ada salahnya Iqbaal menjadi Minke selama ia bisa memerankannya dengan baik. Dan lebih mendalam lagi, ada yang beranggapan bahwa usia Iqbaal ini pas untuk memerankan sosok Minke mengingat Minke di dalam film itu adalah seorang laki-laki berumur kira-kira 17 atau 18 tahun. Sekilas Tentang Bumi Manusia Bumi Manusia sendiri adalah buku pertama dari Tetralogi Buru yang mana ditulis oleh Pram. Bumi Manusia ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1980 oleh Hasta Mitra. Buku ini pasalnya ditulis oleh Pram saat ia masih berada di tanah pengasingan di Pulau Buru bersama dengan ribuan tahanan politik bursa togel online yang lainnya karena ia dicap sebagai seorang Komunis. Bumi Manusia sendiri bercerita tentang Minke, salah satu anak asli Indonesia atau dulu disebut dengan pribumi yang bersekolah di HBS. Di masa itu, yang bisa masuk ke sekolah HBS itu hanyalah orang-orang keturunan Eropa. Akan tetapi, selain Minke, ada anak-anak pesohor di Indonesia dan keturunan Eropa juga pribumi yang sangat pandai. Minke di Bumi Manusia diceritakan sebagai orang yang piawai dalam menulis. Melihat kondisi di sekitarnya, kemudian Minke merasa tergerak untuk memperjuangkan nasib-nasib para pribumi lewat tulisannya yang menurut dirinya membuat suaranya tak akan pernah padam ditelan oleh angin. Bumi Manusia juga mulai masuk ke tahap produksi. Syutingnya sendiri akan dimulai pada bulan Juli mendatang. Lokasi syutingnya menurut Hanung akan mengambil latar 50% di studio yang letaknya di Desa Gamplong, Yogyakarta dan selebihnya ada yang di Semarang dan bahkan sampai di Belanda. Yang menjadi pembantu Hanung dalam menulis naskah adalah Salman Aristo. Sekilas Tentang Pramoedya Ananta Toer Pramoedya Ananta Toer ini sendiri adalah sastrawan dan juga penulis yang sering dianggap sebagai salah satu penulis yang paling produktif dalam sejarang sastra Indonesia. ia juga sudah banyak menghasilkan lebih dari 50 buah karya dan juga diterjemahkan dalam bahasa asing bahkan lebih dari 41 bahasa. Pram sendiri lahir dengan nama asli Pramoedya Ananta Mastoer, tepatnya di Blora, 6 Februari 1925, saat mencengkeram colonial Belanda juga masih sangat kuat. Pram lahir sebagai anak sulung dari ayah dari seorang guru dan juga ibunya hanya seroang penjual nasi. Namun ia berhasil menjadi sastrawan paling berpengaruh sepanjang sejarah Indonesia.