Kontroversi film The Lion King versi Live Action

Disney semakin gencar saja menjalankan proyek film live action beberapa tahun belakangan ini. Setelah Beauty and the Beast, Aladdin, dan lain-lain, kali ini Anda bisa mengajak keluarga untuk family time dengan menonton film The Lion King. Menonton versi live action-nya juga menjadi nostalgia tersendiri mengingat versi animasinya telah dirilis tahun 1994 lampau dan merupakan salah satu film Disney yang paling laris.

 

Kontroversi The Lion King

Meskipun banyak pihak yang menyambut gembira dirilisnya film ini namun beberapa kritik tajam juga dialamatkan kepadanya. Faktanya tak sedikit orang yang menilai bahwa The Lion King terlihat sangat mirip dengan film The White Lion, sebuah film animasi Jepang yang mengisahkan tentang kehidupan singa liar Afrika. Dirilis di tahun 1960, animasi ini konon terinspirasi dari manga karya Osamu Tezuka, Jungle Emperor.

 

Kontroversi kedua adalah lagi berjudul Be Prepared yang menggambarkan karakter Scar dituduh berhubungan dengan Nazi. Selain itu pengisi suara karakter antagonis ini, Chiwetel Ejiofor juga dianggap kurang sesuai. Walaupun pihak Disney sempat berniat menghilangkan lagi tersebut namun urung dilakukan.

 

Bila diperhatikan para penyulih suara di film ini memang para actor keturunan Afrika, tapi bisa jadi ini juga merupakan kebetulan belaka. Alasannya, Hugh Jackman dan Benedict Cumberbatch juga sempat ditawari untuk mengisi suara tokoh Scar ini. Meskipun dengan beragam kritik tersebut toh The Lion King masih sangat direkomendasikan sebagai tontonan keluarga karena banyak pesan moral yang baik di dalamnya.

 

Fakta-fakta unik film The Lion King

Sebelum menyaksikan filmnya tentu tak ada salahnya mengetahui fakta-fakta menarik seputar film live action ini.

1.       Anda tentu sudah tak asing dengan karakter Happy Hogan, sahabat karib Tony Stard di film Iron Man. Faktanya selain actor, Jon Favreau (pemeran Happy) juga turut duduk di kursi sutradara pada film tersebut. Selain itu Favreau juga menyutradari film The Jungle Book dan The Lion King.

2.       Siapa sangka kalau music dalam film ini digarap oleh musis legendaries Elton John atau Sir Elton Hercule sJohn serta Hans Florian Zimmer. Zimmer sendiri sudah sangat banyak terlibat dalam penggarapan music orchestra untuk film-film besar dunia.

3.       Fans sejati film The Lion King versi animasi tak perlu khawatir karena versi live action-nya ini sama persis dengan film Lion King yang Anda saksikan di tahun 1994 dulu.

4.       Inilah film Disney yang dinobatkan sebagai box office terlaris sepanjang sejarah dengan perolehan pendapatan hingga 14.5 triliun rupiah atau US$ 968. Tepatnya sudah lebih dari 2 dekade hingga Anda dapat menonton kembali film ini di layar lebar.

5.       Anda tentunya masih ingat adegan dimana Scar membuat jebakan untuk Mufasa dan Simba dengan memerintah kawanan Hyena untuk menakuti para wildebeest. Nah, untuk adegan yang panjangnya hanya sekitar 6 menit ini dibutuhkan waktu pembuatan hingga memakan waktu 3 tahun. Luar biasa!

6.       Nama-nama karakter dalam film ini ternyata berasal dari Bahasa Swahili, yaitu salah satu bahasa bandar togel terbaru yang digunakan di Afrika. Samba sendiri artinya Singa dalam bahasa tersebut.

7.       Demi mendapatkan penggambaran terbaik dari hewan-hewan liar dalam film tersebut, pihak Disney sampai mengajak Jim Fowler, seorang ahli satwa untuk turut membantu. Fowler sendiri konon sampai repot-repot membawa beberapa ekor hewan ke studio sebagai bahan belajar pada tim animator.

 

Salah satu pengisi soundtrack film ini adalah Beyonce yang menyanyikan lagu berjudul Spirit. Nah, selamat

menonton!

 

Drama-Drama di balik Keseruan Shooting John Wick 3

Deskripsi singkat: Selain keseruan, ternyata ada drama kucing dan drama Halle Berry patah tulang iga selama shooting John Wick 3.

Drama-Drama di balik Keseruan Shooting John Wick 3

Ternyata tidak hanya keseruan saja yang terjadi selama shooting John Wick 3, namun juga ada drama di dalamnya. Chad Stahelski, sutradara John Wick 3-Parabellum dan juga pemeran utamanya, Halle Berry mengungkapkan kejadian yang nyaris membuat proses shooting John Wick 3 ini kacau balau.

Nyaris Kacau Balau karena Kucing

Dalam berita yang dikutip dari Kompas.com, Stahelski mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat mereka melakukan shooting sebuah adegan yang berlokasi di kota Essaouira, Maroko. “Di sana kan banyak kucing, bahkan mungkin ribuan kucing liar. Kami melalukan survei lokasi saat musim dingin, jadi tak banyak kucing yang berkeliaran,” ungkap sang sutradara.

Timnya telah memikirkan cara untuk bisa menjauhkan sementara kucing-kucing tersebut dari lokasi shooting John Wick 3. Ditambah lagi, bintang utama dari John Wick 3 ini sendiri adalah seekor anjing. “Ternyata, saat kami tiba untuk benar-benar shooting, yang kami lihat di sana adalah ribuan kucing. Dan mereka benar-benar tak memiliki rasa takut.”

Untuk mengatasi drama kucing tersebut, akhirnya tim John Wick 3 membuat ribuan kendang untuk kucing-kucing liar tersebut. “Kami membuat rumah-rumah kecil untuk mereka dan juga memberikan mereka makanan. Jumlah makanannya…kami mungkin lebih bnayak memberi makan kucing ketimbang manusia di lokasi shooting,” imbuhnya.

Masalah yang lainnya adalah reaksi anjing-anjing yang jadi ‘bintang utama’ dari John Wick 3 ini ketika melihat kucing-kucing yang jumlahnya ribuan itu. Perhatian mereka sering sekali teralihkan.

“Kondisinya memang agak kacau karena di sana ada anjing berkeliaran, ada Keanu dan juga orang-orang lainnya yang lalu Lalang dari segala penjuru. Lalu ada juga kucing-kucing berkeliaran di lokasi,” timpal Halle Berry.

“Sulit sekali menjaga konsentrasi anjing-anjing tersebut karena jika mereka melihat kucing, mereka langsung mengejar. Kadang-kadang kita membuat pengambilan adegan yang sudah bagus jadi harus diulang lagi,”ungkap pemeran Sofia itu.

Drama Halle Berry Patah Tulang Iga Saat Latihan

Drama kucing itu bukan lah satu-satunya drama saat shooting film John Wick 3. Aktris Hollywood Halle Berry juga mengalami cedera ketika menjalani shooting. Namun baginya, itu bukan lah masalah besar. “Tiga tulang iga saya patah saat berlatih adegan untuk John Wick (3),” katanya.

“Kami tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi. Saya bekerja dengan tulang iga patah sampai saya tidak mampu,” ungkap aktris 52 tahun tersebut.

Dalam John Wick 3 ini Halle berperan sebagai Sofia yang mana kawan lama John Wick (Keanu Reeves). Untuk peran itu lah, ia harus berlatih fisik, adegan laga dan juga beberapa adegan berbahaya selama berbulan-bulan lamanya.

“Berjam-jam latihan adegan berbahaya, menembak, melatih anjing. Kemudian berlatih kekuatan dengan pelatih saya dan menjaga pola makan juga.”

Walaupun ia cukup percaya diri akan bisa meladeni semua adegan di dalam film tersebut, Halle mengaku bahwa ia merasa agak khawatir bekerja bareng dengan Keanu Reeves. “Awalnya agak menakutkan karena ia sangat bagus. Saya ingin satu level dengan dia, saya tidak mau mengecewakannya,” begitu lah tuturnya.

Sebagai informasi film John Wick 3 tetap akan menampilkan Keanu Reeves sebagai pemeran utamanya. Bintang yang lainnya yaitu Mark Dacascos dan Laurence Fishburne. Ada dua bintang Indonesia yang ikut tampil di sana yaitu Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian. Film itu akan ditayangkan apda tanggal 17 Mei 2019 esok.