Avengers: Endgame Jadi Korban Bajakan di Cina

Deskripsi singkat: Meskipun sudah diimbau dan diperingatkan oleh Russo bersaudara, pembajakan dan spoiler Avengers: Endgame ini tersebar di dunia maya. Avengers: Endgame Jadi Korban Bajakan di Cina Ada ancaman yang jauh lebih besar dan jauh lebih mengerikan lagi daripada jentikan jari Thanos. Spoiler Avengers: Endgame? Bukan juga. Namun ancaman itu adalah pembajakan. Film Avengers: Endgame yang baru saja rilis pada tanggal 24 April lalu, dilaporkan sudah menjadi korban pembajakan di Cina. Jadi Korban Pembajakan di Cina Sebuah laporan yang dilansir dari CNN Indonesia melaporkan bahwa di dunia maya sudah tersebar rekaman film Marvel terbaru ini yang diambil di dalam bioskop dengan ukuran bahkan sampai dengan 1,2 GB. Dilaporkan oleh TorrentFreak, video itu beredar di laman pembajakan di Cina jam 4 dan 5 sore, hari Rabu (24/4) atau tepatnya hari pertama penayangan Avengers: Endgame di seluruh dunia, termasuk di Cina. Video itu akhirnya menyebar sampai ke luar jagat dunia maya Cina, yakni ke laman jaringan internet dengan Bahasa Inggris. Namun menurut laporan TorrentFreaks yang dikutip dari CNN Indonesia, kualitas video itu tergolong buruk karena diambil ketika penayangan di bioskop. Gambarnya kedap-kedip sepanjang film, begitu lah laporan tersebut berbunyi. “Dan rekaman tersebut miring serta penuh dengan tanda air untuk situs perjudian yang muncul di sekitar layar,”imbuh laporan itu lagi. Dilaporkan juga dari CNN Indonesia, pihak perwakilan Disney yang berlaku sebagai rumah produksi dan juga distribusi tak segera merespons permintaan tanggapan soal hal ini. Kabar itu datang setelah film ini mendulang pendapatan awal yang fantastis di pasar film paling besar di Asia itu. Avengers: Endgame Mendulang Keuntungan Fantastis Film Avengers: Endgame memang saat ini sedang menjadi hype dan digandrungi para penonton setianya. Bahkan tidak hanya penonton setianya, penonton yang tadinya tidak tahu menahu tentang Marvel dan Avengers pun ikut berbondong-bondong menonton di bioskop. Bahkan ada yang rela mengantri tiket dan menontonnya jam 05.00 subuh dan akhirnya telat ngantor. Oleh sebab itu lah, baru 2 hari tayang saja, Avengers: Endgame sudah berhasil mendulang keuntungan lebih dari US$ 100 juta atau setara dengan Rp. 1.4 triliun di Cina. Film ini juga menjadi film Hollywood dengan angka pembukaan paling besar di negara itu. Pembajakan Avengers: Endgame pasalnya bukan Cuma terjadi di Cina. Di media sosial IG berdasarkan pantauan yang dilansir dari CNN Indonesia, sejumlah akun yang diketahui berasal dari India membajak dan juga membagikan potongan adegan film itu. torrentFreak pun melaporkan bahwa hal serupa juga terjadi. Sejumlah video pun melaporlan hal serupa yaitu adanya video yang berisi penuh spoiler atau pun beberan film Avengers: Endgame dengan sulihan Bahasa Arab yang tersebar di Reddit dan Twitter pekan lalu. Hal ini sudah diantisipasi oleh sutradara Avengers: Endgame, Russo bersaudara. Mereka sebelumnya sudah menduga akan banyak spoiler film ini yang akan dibeberkan oleh netizen-netizen nakal dan bahkan bisa lebih banyak ketimbang Avengers: Infinity War. Mereka akhirnya meminta supaya penggemar untuk berhati-hati supaya tidak terkena bocroan film itu. “Saya rasa (Avengers: Endgame) ini lebih banyak bocoran daripada yang kemarin (Avengers: Infinity War). Saya benar-benar mendorong orang untuk menonton di pekan pertama karena saya yakin semua akan beredar di internet saat film rilis,” ungkap Anthony Russo ketika berbicara pada Box Office Pro. Russo bersaudara juga sangat mengimbau penonton-penonton untuk cerdas dan tidak memberikan spoiler pada penonton yang belum sempat menonton.  

Hantam India, Topan Fani Tewaskan Dua Orang

Deskripsi singkat: Badai Topan Fani yang menghantam India hari Jumat (3/5) menewaskan setidaknya 2 orang. Hantam India, Topan Fani Tewaskan Dua Orang Kabar menyedihkan datang bagi seluruh dunia terutama rakyat India. Paling tidak sudah ada 2 orang tewas saat Topan Fani menghantam pesisir timur India. Badai itu membawa angina dengan kecepatan 200 km per jam di hari Jumat (3/5). Tewaskan Dua Orang “Saya menginformasikan bahwa dua orang tewas hingga saat ini,” ungkap komisioner khusus penanggulangan bencana negara bagian Odisha, Bishnupada Sethi. Ia juga menjelaskan bahwa salah satu korban itu meninggal dunia karena serangan jantung. Sedangkan, korban kedua tewas karena ia tertimpa pohon. Dilaporkan ia tetap berjalan di luar togel bali meskipun otoritas telah memperingatkan untuk berada di dalam ruangan. Memang pemerintah India telah mempersiapkan warga untuk menghadapi datangnya badai besar ini. Sebelumnya, India juga sudah mengevakuasi lebih dari 1 juta warga dari negara bagian Odisha yang letaknya di dekat pesisir timur itu. India bahkan juga sudah mengerahkan pasukan daruratnya dan juga menyiagakan angkatan laut guna menanggulangi bencana itu. Jelang Topan Fani, India Evakuasikan 1 Juta Warga Perkiraan India akan datangnya Topan Fani pada hari Jumat (3/5) ternyata benar. India sebelumnya telah mengevakuasi lebih dari 1 juta orang dari sepanjang pantai timur menjelang datangnya Topan Fani. Badan Meteorologi India juga melaporkan bahwa badai siklon Fani sedang berputar di Teluk Benggala, tepatnya 150 km dari laut Puri, sebuah kota kuil Hindu yang letaknya di timur negara bagian Odisha. Mereka sebelumnya memperkirakan bahwa Topan Fani bakal membawa angin dengan kecepatan kira-kira 170-180 km per jamnya dengan embusan sampai dengan 200 km per jam. Semenjak Topan Fani diperkirakan melanda sebanyak 15 distrik di Odisha, ratusan orang personel penanggulangan bencana sudah dikerahkan bersamaan dengan penutupan sekolah dan juga universitas. Dokter-dokter dan juga petugas kesehatan yang lainnya pun diminta untuk tak cuti sampai dengan tanggal 15 Mei mendatang. Bandar udara yang terletak di ibu kota Odisha, Bhubaneswar, ditutup juga hari Jumat (3/5) ini. Negara bagian Benggala Barat pun menutup bandaranya di Kalkota. Musim badai topan yang terjadi di India ini bisa berlangsung dari bulan April sampai dengan bulan Desember. Biasanya badai menghantam kota-kota yang terletak di daerah pesisir, dan menyebabkan kematian serta kerusakan pada tanaman dan property di India dan juga negara tetangganya yaitu Bangladesh. Kemajuan teknologi akhirnya bisa menolong India karena dimanfaatkan ahli-ahli meteorology guna memperdiksi pola cuaca dulu. Sehingga mereka bisa memperingatkan pihak berwenang untuk melakukan antisipasi. Pada tahun 1999, badai topan besar juga sempat mengantam pantai Odisha selama kurang lebih 30 jam lamanya. Dan pada saat itu sebanyak 10.000 orang meninggal dunia. India sendiri mengklasifikasikan badai topan Fani ini sebagai “badai siklon yang sangat parah.” Topan Tropis Fani ini diperkirakan bakal bergerak ke timur laut menuju ke pantai, lalu ke Kolkata dan juga Bangladesh sepanjang hari Jumat sampai dengan Sabtu. Demikian lah apa yang disampaikan oleh Departemen Meteorologi India. Namun departemen tersebut mengatakan kemungkinan topan bakal melemah dan jadi “badai siklon yang sangat hebat” selama 6 jam ke depan. Semua penerbangan ke dan juga dari Kalkota sudah dibatalkan mulai jam 15.00 tadi. Waktu setempat menyusul tibanya topan ini, menurut direktur bandara Kaushik Bhattacharjee. Mulanya bandara ini memiliki rencana untuk membatalkan penerbangannya mulai dari jam 21.30 waktu setempat.

Aturan di Dusun Karet, Pleret, Bantul Melarang Warga Non-Muslim Menetap

Cerita mengenai Slamet Jumiarto yang merupakan kepala keluarga yang ditolak untuk tinggal menetap di daerah Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul.Slamet merupakan warga baru yang menyewa rumah kontrakan untuk dia tinggali bersama dengan anggota keluarganya.Akan tetapi, Slamet beserta seluruh anggota keluarganya didatangi warga setempat untuk meminta pindah dari rumah kontrakannya karena mempunyai agama yang berbeda. Diusir Karena Berbeda Agama Slamet Jumiarto beserta anggota keluarganya merupakan warga yang menganut agama non-muslim yang menyewa rumah kontrakan di Dusun Karet.Namun, ketika menempati rumah kontrakannya tersebut, Slamet dan anggota keluarganya diminta oleh warga setempat untuk meninggalkan rumah kontrakannya.Pengusiran Slamet beserta seluruh anggota keluarganya tersebut disebabkan perbedaan agama yang dianut olehnya. Berdasarkan kasus tersebut, Slamet melakukan langkah untuk melaporkan kasusnya ke sekretaris gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.Menurutnya sebagai seorang seniman, aturan tersebut sangat diskriminatif sehingga perlu adanya pemerintah gubernur yang langsung menangani kasus. Hal ini dikarenakan dia merasa bahwa tidak seharusnya terdapat aturan yang mendiskriminasi agama lain untuk dilarang tinggal di daerah tertentu. Terdapat Peraturan Dusun Yang Mengaturnya Pengusiran Slamet Jumiarto beserta keluarganya oleh warga setempat didasarkan pada peraturan yang terdapat dalam Dusun Karet tersebut.Di dalam peraturan Bandar Casino Online yang dibentuk oleh masyarakat di Dusun Karet, warga yang mempunyai keyakinan agama selain Muslim dilarang tinggal di daerah tersebut.Hal ini karena menurut warga setempat, warga yang mempunyai agama yang berbeda dapat menimbulkan keresahan warganya. Peraturan Dusun Karet menyatakan bahwa pendatang baru harus beragama Muslim dan tidak dapat menerima warga dengan keyakinan berbeda dibuat pada tanggal 19 Oktober 2015.Peraturan tersebut menyebutkan bahwa pendatang baru yang mempunyai agama Non-Islam ataupun menganut Aliran Kepercayaan tertentu dilarang untuk mendiami kawasan di Dusun Karet. Aturan di Dusun Karet dibuat karena kejadian masa lalu Adapun yang melatarbelakangi lahirnya peraturan desa tersebut adalah sebuah kenangan di masa lalu.Norman Afandi yang merupakan Kepala Desa Pleret menyatakan bahwa beberapa tahun sebelum aturan diciptakan, warga Dusun Karet pernah menerima warga dengan keyakinan yang berbeda.Akan tetapi, karena perilaku warga non-Muslim yang tinggal di Dusun dinilai buruk oleh warga, maka membuat warga lainnya juga ikut mendapatkan dampak buruknya. Menurut penuturan Norman pada Selasa (2/4), menyatakan bahwa warga non-Islam yang dulu pernah tinggal di Dusun Karet ini kerap menjadikan rumahnya sebagai tempat untuk pesta miras.Hal tersebut tentunya membuat beberapa warga ikut terdampak menjadi pemabuk.Kejadian pada saat itu membuat resah warga setempat sehingga kemudian terciptalah aturan yang melarang warga berkeyakinan selain Islam untuk tinggal di daerah Dusun Karet. Pemerintah Desa PleretTidak Tahu Mengenai Aturan Tersebut Sebelum terjadinya kasus Slamet Jumiarto yang melaporkan kasus tersebut ke sekretaris Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, NormaanAffandi selaku Kepala Desa di Dusun Karet mengaku tidak mengetahui adanya aturan tersebut. Menurutnya, tindakan Slamet yang langsung melaporkan kasusnya ke pemerintah Provinsi merupakan tindakan kurang tepat, karena membuat dia selaku Kepala Desa Pleret tidak tahu menahu terkait peraturan itu. Selain itu, Norman juga mengemukakan bahwa peraturan yang dibuat untuk menjaga ketertiban dan keamanan tersebut merupakan aturan diskriminatif. Hal ini karena meskipun tujuannya untuk menjaga keamanan, peraturan dibuat dengan menyinggung masalah SARA  danmenggeneralisasi kelakuan buruk warga tertentu kepada seluruh umat agama lainnya. Norman juga menyayangkan mengenai aturan yang dibuat oleh warga Dusun Karet yang tidak diteruskan kepada pemerintah desa.Sehingga pemerintah desa tidak bisa mengontrol aturan yang berlaku, karena tidak dapat menindaklanjutinya.