Persija Vs Persib di Final Liga 1 U-19

Persija Jakarta akhirnya melaju ke babak final setelah menang atas Barito Putera pada Jum’at, 16 November 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Selanjutnya Persija akan menantang Persib yang terlebih dahulu masuk ke partai final. Persib unggul atas Borneo FC U-19 dengan skor 3-1 pada Kamis, 15 November 2018. Tim macan kemayoran untuk memperoleh tiket final liga dengan bersusah payah, karena sampai harus bertanding adu penalti. Antara persija dan Barito Putera bermain imbang dengan skor 2-2, maka ditambahkan perpanjangan waktu. Persija memenangkan pertandingan 8-7 di babak adu penalti. Final Liga 1 U-19 Rencana pertandingan Persija melawan Persib akan dilakukan pada hari Minggu, 18 November 2018. Antara Persija dan persib akan saling beradu untuk memperebutkan gelar juara Final Liga 1 U-19 setelah kemenangan mereka di semi final. Persib memastikan masuk ke babak final seusai menyisihkan Borneo FC. tiga gol tersebut disumbangkan oleh Maung Ngora pada menit ke -7. 90+6, dan satu gol lagi dari Ilham qolba pada menit ke- 57. Macan Kemayoran muda menang setelah bertanding dengan Borneo FC. semula skor keduanya sama hingga babak akhir, kemudian ada penambahan perpanjangan jam. Adu penalti dilakukan setelah skor tetap sama. Persija memenangkan pertandingan setelah unggul satu skor dari Barito Putera. Sebelumnya Persija juga sudah adu tanding dengan Persib di babak 8 Grup A. Persib menang atas skuat macan kemayoran muda empat gol tanpa balas. Pelatih Persib Bandung, Budiman mengakui bahwa tim Persija juga memiliki strategi bermain togel sydney yang bagus. Namun, Persib juga telah bersiap menghadapi kembali lawan tandingnya Persija. Sementara, pelatih dari Persija Sudirman sangaat mengapreasi anak didiknya yang telah berjuang ke babak final nanti. Setiap pemain bisa bekerja keras, fokus dan kompak selama pertandingan. Harapan dari pelatih untuk persija bisa lolos hingga ke final. Kedua tim ini akan kembali berlaga untuk memperebutkan juara di liga nanti. Persija Ingin Tantang Persib di Final Pelatih Persija U-19, Sudirman, mengaku sudah menunggu momen pertandingan ini untuk membalas dendam kekalahan saat menghadapi persib di liga 1 U-19 sebelumnya. Seperti yang dilansir dari situs resmi Liga 1, Sudirman mengutarakan momen final liga ini yang sedang dinantikannya. Persija akan kembali berlaga melawan persib pada hari minggu (18/11/2018). Menurut Pelatih dari Persija menuturkan bahwa Persib mempunyai kekompakkan, bisa bermaian dengan banyak cara, apalagi sayap kanan dan sayap kirinya bagus bisa bermain dengan kompak. Hal ini menjadi acuan bagi Persija untuk memperbaiki cara bermain lebih bagus lagi. Dengan cara ini supaya saat bertanding melawan Persib tidak ada kesalahan yang terulang seperti sebelumnya. Pertandingan sebelumnya Persija kalah atas Persib pada babak 8 besar Grup A dengan skor telak 0-4. Beckham Putra Nugraha yang berjulukan Maong ngora menjadi bintang kemenangan setelah melakukan Hat trick dan tambahan satu gol yang dihasilkan oleh Ilham Qolba. Persib masuk ke final setelah bertanding mengalahkan Borneo FC. Pelatih dari persija, Sudirman sangat bangga mampu membawa anak asuhnya hingga masuk ke semi final. Sebelumnya tidak mematok target tinggi untuk lolos ke final liga 1 U-19. Menurutnya ini merupakan pencapaian yang luar biasa dapat memenangkan pertandingan dengan kerja keras dan kekompakkan timnya. Kesempatan ini akan digunakan sebaik-baiknya untuk kembali melawan Persib.

Main Seri Tanpa Gol, Bayern Munich Singkirkan Sevilla

Selalu mendapatkan memori buruk kala melawan klub asal Spanyol akhirnya bisa diatasi Bayern Munich. Raksasa togel online terpercaya asal Jerman itu akhirnya bisa lolos dari cengkeraman wakil Spanyol, Sevilla dan melaju ke babak semifinal Liga Champions 2018. Dalam pertandingan yang digelar hari Kamis (12/4) dini hari WIB di Allianz Arena, kedua tim sama sekali tak bisa mencetak gol dan skor berhasil seri 0-0.   Meskipun main seri tanpa gol, Bayern lebih unggul agregat 2-1 setelah pekan sebelumnya menang di kandang Sevilla. Dengan hasil ini, Bayern akhirnya menyusul Liverpool, AS Roma dan Real Madrid yang menjadi semifinalis lainnya. Sepanjang 2x45 menit, kedua tim memang sama-sama memberi tekanan demi hasrat gol. Bayern mendapat peluang pertama lewat tendangan bebas James Rodriguez, setelah Gabriel Mercado melakukan pelanggaran atas Robert Lewandowski.   Terus menekan, Lewandowski memiliki peluang di menit ketujuh yang mampu digagalkan David Soria. Lepas dari gempuran Die Roten, Joaquin Correa menayambut umpan silang Pablo Sarabia tapi masih bisa ditangkap kiper Sven Ulreich di menit ke-17. Jelang babak pertama berakhir, Bayern berulang kali mencoba menyerang gawang Soria yang tetap tak berhasil.   Babak kedua pun dimulai dan Bayern langsung tancap gas lewat umpan silang Rafinha kepada Lewandowski yang berujung melebar. Hingga akhirnya di menit ke-59, pendukung Bayern nyaris tahan nafas ketika Correa menerima umpan Jesus Navas dan menabrak mistar gawang Ulreich yang terpaku. Hingga akhirnya jelang injury time, pertandingan memanas yang membuat Correa meraih kartu merah karena melanggar keras Javi Martinez.   Bayern Ogah Pilih Lawan   Melenggang ke semifinal dengan skor seri tanpa gol dalah sesuatu yang memang dibutuhkan Bayern sehingga membuat pelatih Jupp Heynckes begitu puas. Meskipun begitu pertandingan leg kedua perempatfinal ini menyisakan banyak catatan untuk Heynckes karena Bayern dirasa tampil kurang menggigit dibandingkan leg pertama. Bahkan kendati dominan, Bayern sangat sulit menembus pertahanan klub yang kini ada di peringkat tujuh La Liga Spanyol itu.   Dengan kepastian tiket semifinal, maka kini Bayern akan berjumpa dengan tiga klub dari negara berbeda lainnya yakni Liverpool (Inggris), AS Roma (Italia) dan sang juara bertahan, Real Madrid (Spanyol). Dari seluruh klub itu mungkin Madrid akan yang paling diwaspadai Bayern karena gara-gara klub asuhan Zinedine Zidane itulah, Bayern gagal ke semifinal untuk kali pertama dalam tujuh musim terakhir pada 2017 lalu.   Melihat calon lawannya di semifinal, Heynckes pun enggan pilih-pilih atau merasa jumawa. Meskipun dibandingkan Madrid, Roma dan Liverpool masih kalah level, tapi kemampuan Roma menggilas Barcelona atau Liverpool membungkam Manchester City patut benar-benar diwaspadai. “Anda melihat City dan Roma, bahwa segalanya bisa terjadi. Anda tidak bisa memandang remeh tim manapun yang sudah lolos semifinal. Sudah tentu kami ambisius dan ingin mencapai final,” papar Heynckes seperti dilansir situs resmi UEFA.   Pertandingan Perempatfinal Lain Jadi Teror Bayern   Undian untuk babak semifinal Liga Champions 2018 ini akan dilangsungkan hari Jumat (13/4) waktu setempat. Bagi Bayern yang kembali masuk semifinal, pertandingan lain di perempatfinal sangatlah membuat mereka trauma. Salah satunya adalah kekalahan mengejutkan Barcelona atas Roma. Digadang-gadang sebagai calon juara Liga Champions, Barca justru kalah 0-3 di Italia. Tak berbeda jauh, Madrid sang juara bertahan lolos dramatis setelah kalah 1-3 atas Juventus di Santiago Bernabeu yang beruntung memperoleh penalti kontroversial.

Catatan Rapor Pemain-Pemain Diaspora Indonesia di Klub Luar

Evan Dimas Darmono menjadi pemain diaspora yang pasalnya tampil sangat cemerlang di pekan ini. Gelandang Timnas Indonesia tersebut telah sukses mengantar tim yang tengah dibelanya saat ini, Selangor FA, menang telak dengan skor 3-0 atas Kuala Lumpur FA pada Sabtu pekan lalu (7/4/18). Rapor Pemain-Pemain Diaspora Lainnya Evan Dimas pada saat itu bermain sebagai kreator serangan ketika Selangor FA sukses mengalahkan tim KLFA yang mana dibela oleh bek senior Indonesia yakni Achmad Jufriyanto. Sementara itu, Ilham Udin Armaiyn, Kompatriot Evan Dimas, juga dimainkan sebagai starter untuk kali ini. Hanya saja, winger mungil tersebut harus ditarik keluar pada menit ke-83. Kemenangan di markas KLFA simpel bisa memperbesar peluang Selangor FA bisa lolos ke semifinal Piala FA Malaysia. Kedua tim bakal menjalani leg kedua pada tanggal 21 April 2018 mendatang. Situasi yang berbeda dialami oleh Terens Puhiri. Mantan pemain andalan dari Borneo FC tersebut kembali mengawali laga dari bangku cadangan bersama dengan Port FC. Terens pasalnya cuma mendapatkan kesempatan bermain sebanyak 11 menit terakhir pada waktu normal. Dirinya gagal memberikan kontribusi setelah akhirnya Port FC kalah 0-3 dari Bangkok United di lanjutan Liga 1 Thailand pada Sabtu (7/4/18) kemarin. Pada Liga 2 Thailand, 2 pemain muda Indonesia Ryuji Utomo dan juga Rudolof Yanto Basna saling berhadapan pada hari Sabtu (7/4/18). Khun Kaen FC yang mana dibela oleh Rudolof Yanto Basna, akhirnya menang dengan skor 2-0 atas PTT Rayong yang mana dibela  oleh Ryuji Utomo Prabowo. Sementara itu, pemain diaspora yang lainnya yakni Ezra Walian pun mendapatkan catatan positif bersama dengan Almere City. Striker Timnas Indonesia tersebut mulai kembali dipercaya sebagai starter ketika timnya sukses mengalahkan Utrecht II dengan skor yang cukup baik yakni 2-1. Kendati demikian, Ezra harus gagal mencetak gol ke gawang Utrecht. Ada 2 gol kemenangan Almere City yang mana diborong oleh Sherjill MacDonald, striker andalan mereka. Sementara itu pemain yang memiliki darah Indonesia, Sandy Walsh, tampil dengan sangat gemilang bersama dengan Zulte Waregem. Pemain poker uang asli yang memiliki posisi bek tersebut tampil penuh ketika timnya berhasil menundukkan Lokeren dengan skor 2-0 di lanjutan Liga Belgia. Evan Dimas Bawa Selangor FA Menang di Leg Pertama Saat berbicara tentang Evan Dimas, ia berhasil membawa Selangor FA menjejakkan satu kaki pada semifinal Piala FA Malaysia 2018 setelah dirinya meraih kemenangan dengan skor 3-0 ketika mereka menghadapi Kuala Lumpur FA pada leg pertama perempat final yang diselenggarakan pada Sabtu, tanggal 7 april kemarin. Mantan bek Persija tersebut sukses menyarangkan gol setelah dirinya mampu menanduk umpan sepak bebas dari Amri Yahyah. Pemain berumur 37 tahun yang mana disebut terakhir itu akhirnya kembali lagi berperan di gol kedua Selanggor FA di 4 menit berselang. Pada saat itu operannya dimaksimalkan oleh Rufino Segovia, penyerang asal Spanyol. Laga di babak pertama akhirnya berakhir dengan keunggulan skor 2-0 bagi tamu. Skor akhir yang nyaris tidak berubah sampai laga memasuki tambahan waktu. Lalu Segovia yang kembali lagi mencatatkan namanya di papan skor sesudah memaksimalkan operan yang jauh dari bek Kannan Kaiselvan. Akhirnya lewat gol itu, Segovia makin menegaskan status momok untuk Kuala Lumpur FA yang mana diperkuat oleh Achmad Jufriyanto, bek asal Indonesia.